Khalifah Adalah Sosok Pilihan Allah swt.

Khalifah adalah sosok yang dipilih Allah swt. melalui kaum muslimin yang bertugas untuk meneruskan perjuangan Rasulullah saw. untuk menyampaikan dakwah Islam yaitu penunaian hak-hak Allah swt. dan juga hak-hak hambanya. Khalifah memiliki tugas yang sangat berat seperti halnya tugas sosok Yang Mulia Rasulullah saw. yaitu memimpin umat Islam.

Khalifah adalah jabatan yang tidak dapat diperoleh hanya dengan mengumpulkan seluruh umat Islam lalu diadakan sebuah pemilihan. Khalifah di muka bumi adaatau dicabut sebagaimana kehendak Allah swt. sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad berkenaan dengan kurun kepemimpinan umat Islam.

(1) Masa kenabian itu ada diantara kamu sekalian, atas kehendak Allah, kemudian Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya.

(2) Kemudian masa kekhalifahan yang mengikuti jejak kenabian adanya atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila ia menghendaki untuk mengangkatnya.

(3) Kemudian adalah masa kerajaan yang menggigit (Mulkan Adhdhon) atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Ia mengehendaki untuk mengangkatnya.

(4) Kemudian adalah masa kerajaan yang menyombong (Mulkan Jabariyah) atas kehendak Allah. Kemudian Allah mengangkatnya apabila Ia menghendaki untuk mengangkatnya.

(5) Kemudian adalah masa kekhalifahan yang mengikuti jejak kenabian.

(6) Kemudian beliau saw. diam. (HR Imam Ahmad)

Pada hadits diatas penempatan khalifah adalah pada periode kedua setelah Rasulullah saw. yang artinya secara jelas menggambarkan sosok tersebut adalah sosok penerus Rasulullah saw.

Selanjutnya pada periode kelima, khalifah adalah penerus dari perjuangan Nabi Isa as. akhir zaman yang merupakan seorang Nabi Umati. Pada periode kedua dan kelima, khalifah adalah berbeda dikarenakan dipisahkan oleh periode ketiga dan periode keempat yang merupakan periode kerajaan dan bukan periode kekhalifahan.

Dengan demikian kita dapat menarik kesimpulan bahwa khalifah adalah sosok yang tidak berkaitan dengan kekuasaan duniawi karena tugas yang diemban oleh seorang khalifah adalah tugas yang diemban oleh Rasulullah saw. yaitu memimpin kerohanian umat Islam. Memang pada periode kedua kekhalifahan juga memegang kepemimpinan secara duniawi juga, namun bukan berarti khalifah adalah pemimpin politik suatu negara.

Pada masa Khalifah Abu Bakar ra., khalifah adalah pemimpin rohani umat Islam dan juga secara duniawi. Saat itu arab yang terpusat di kota Makkah Al-Mukaromah telah didibebaskan oleh Rasulullah saw. sehingga secara duniawi, Arabia berada dibawah bendera Islam. Sepeninggal Rasulullah saw. sebagai pemimpin di Arabia saat itu, terpilihlah penerus yang melaksanakan tugas kepemimpinan rohani yang juga saat itu memang harus memimpin secara duniawi juga. Keadaan saat itu belum memungkinkan untuk melakukan kepemimpinan secara terpisah.

Sosok yang paling suci yaitu khalifah adalah sosok yang dapat dipercaya untuk memimpin seluruh kaum muslimin pada saat itu. Berbeda halnya dengan sekarang dimana bangsa-bangsa telah menyatakan diri sebagai sebagai negara-negara yang terlepas dari kerohanian.

Lihat juga: 1. ahmadiyah.id 2. alislam.org